Tenaga Pendidikan dan Kesehatan Tetap Diutamakan dalam Formasi ASN Pemkab. Karawang

INDONESIASATU.CO.ID:

KARAWANG - Pemkab Karawang, mengakui masih kekurangan ASN tenaga pendidikan dan kesehatan. Pada Tahun 2018 ini, pengajuan formasi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk penerimaan CPNS umum 2018 didominasi pada sektor pendidikan dan kesehatan.

Diakui Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Karawang, Asep Aang Rahmatullah pihaknya sudah mengajukan formasi ASN untuk penerimaan CPNS umum pada Tahun 2018 sebanyak 400 ASN yang dibutuhkan.

Namun yang paling banyak, dalam formasi itu diakuinya, yakni pada tenaga pendidikan dan kesehatan. "Kita ajukan pada tahun 2018 di bulan Januari sekitar 400 ASN yang diusulkan kepada Kemenpan RB. Tetapi kita akui belum mendapatkan formasi balasannya (dari kementerian) untuk penerimaan CPNS umum tahun 2018," kata Kepala BKPSDM, (9/7).

Ia menyebutkan total ASN di Karawang saat ini mencapai 11.470 pegawai. Dimana terdapat 6.500 tenaga pendidikan dan 1.200 tenaga kesehatan. "Dan sisanya merupakan tenaga lainnya," katanya.

Hampir setiap tahun , diperkirakan ASN di Karawang akan berkurang sebanyak 200-400 ASN karena pensiun. "Belum ada yang meninggal. Kita perkirakan pensiunnya ASN ini hingga tahun 2032," ucapnya.

Padahal idealnya jumlah ASN yang diperlukan oleh Pemkab Karawang sebanyak 21 ribu pegawai untuk mengoptimalkan kinerja pemerintah daerah. "Terakhir saja penerimaan CPNS umum ini kita hanya mendapatkan formasi balasan dari kementerian itu sebanyak 87 pegawai saja. Itu pun pada Tahun 2005," katanya. (***)

Berita Terbaru

Index Berita